Jumat, 28 November 2008

Agus dan Annisa..

Yang barusan muncul di tayangan berita Metro TV dan dikabarkan habis menengok Aulia, ayah Annisa, yang tengah ditahan karena menjadi tersangka dalam satu kasus korupsi, mengingatkan saya akan pembicaraan dengan sopir taksi "burungbiru" yg mengantar ke Salamadani Pustaka Semesta kemarin pagi.
Pak sopir itu, yg berusia sekitar 42 tahun, fasih bicara politik. Dia membahas isu-isu politik dan kriminal yang lagi hangat, dengan detail dan (setahu saya) benar.
Waow.
Saya tahu, kita ngga bisa menilai kualitas pemikiran orang hanya berdasarkan profesi yang bersangkutan. Tapi memang, saya kaget, in a good way, dengan adanya percakapan-politik-asik-yang tak diduga-bersama-sopir taksi, selama lebih kurang 20 menit, membuat pagi hari saya makin terasa positif.
Walaupun..Ujungnya ada rumpi-rumpi sebagai bumbu. Si bapak (aduh, saya lupa tanya/lihat namanya!) nyeletuk iseng.
"Kalo saya jadi Annisa, pasti udah ngajak pisah ranjang sama Agus!"
huehehehe...

0 komentar: